kembali dengan saya nila ardiani putri, sebelumnya saya sudah membahas tentang Ramalan Penjuan, dan kali ini saya akan membahas tentang Anggaran Penjualan.
pasti teman-teman sudah tidak asing lagi kan dengan yang namanya Anggaran, dan dalam berbagai kegiatan organisasi pasti juga sudah mendengar yang namnya anggaran.
Nah jadi apa sih anggran itu?
Anggaran merupakan suatu rencana yang disusun secara sistematis dalam
bentuk angka dan dinyatakan dalam unit moneter yang meliputi seluruh
kegiatan perusahaan untuk jangka waktu ( periode) tertentu di masa yang
akan datang. Oleh karena rencana yang disusun dinyatakan dalam bentuk
unit moneter, maka anggaran seringkali disebut juga dengan rencana
keuangan. Dalam anggaran, satuan kegiatan dan satuan uang menempati
posisi penting dalam arti segala kegiatan akan dikuantifikasikan dalam
satuan uang, sehingga dapat diukur pencapaian efisiensi dan efektivitas
dari kegiatan yang dilakukan.
Dan apa sih tujuan dari anggran itu sendiri?
Anggaran penjualan dapat dipergunakan untuk menyusun pembuatan
bagian-bagian dari anggaran-anggaran lainnya. Tujuan utama dari
anggaran penjualan adalah :
a. Mengurangi ketidakpastian dimasa depan
b. Memasukkan pertimbangan / keputusan manajemen dalam proses perencanaan
c. Memberikan informasi dalam profit planing control
d. Untuk mempermudah pengendalian penjualan
Manfaat dari Anggaran Penjualan?
1. Untuk mengurangi ketidakpastian
tentang pendapatan dimasa datang
2. Untuk memasukkan kebijakan dan
keputusan manajemen ke dalam proses perencanaan
3. Untuk memberikan informasi
penting berisi pembentukan elemen lain dari rencana laba yang menyeluruh
4. Untuk memudahkan pengendalian
manajemen atas kegiatan penjualan yang dilakukan.
Faktor apa saja yang mempengaruhi anggaran penjualan?
1. Faktor intern
a. Penjualan tahun – tahun yang telah lalu
b. Kebijakan perusahaan yang berhubungan dengan masalah perusahaan.
c. Kapasitas produksi dan kemungkinan perluasannya.
d. Tenaga kerja yang dimiliki.
e. Modal yang tersedia.
f. Fasilitas – fasilitas lain yang dimiliki oleh suatu perusahaan.
c. Kapasitas produksi dan kemungkinan perluasannya.
d. Tenaga kerja yang dimiliki.
e. Modal yang tersedia.
f. Fasilitas – fasilitas lain yang dimiliki oleh suatu perusahaan.
g. Kebijakan perusahaan yang berhubungan dengan masalah fungsi – fungsi operasional.
2. Faktor Ekstern
a. Keadaan persaingan di pasar.
b. Posisi perusahaan dalam persaingan.
c. Tingkat pertumbuhan penduduk.
d. Tingkat penghasilan masyarakat.
e. Elastisitas permintaan terhadap harga barang yang di hasilkan perusahaan.
f. Agama, adat istiadat dan kebiasaan masyarakat.
g. Kebijakan pemerintah.
h. Keadaan perekonomian nasional / internasional.
i. Kemajuan tekhnologi, barang – barang substitusi, selera konsumen,
b. Posisi perusahaan dalam persaingan.
c. Tingkat pertumbuhan penduduk.
d. Tingkat penghasilan masyarakat.
e. Elastisitas permintaan terhadap harga barang yang di hasilkan perusahaan.
f. Agama, adat istiadat dan kebiasaan masyarakat.
g. Kebijakan pemerintah.
h. Keadaan perekonomian nasional / internasional.
i. Kemajuan tekhnologi, barang – barang substitusi, selera konsumen,
Periode anggaran penjualan?
- Anggaran Penjualan Jangka Panjang (Strategi Sales Plan), Anggaran penjualan yang waktunya sesuai dengan corporate plan, anggaran penjualan jangka panjang biasanya dalam jumlah tahunan dan menyangkut analisis mendalam mengenai potensi pasar di masa mendatang yang dapat diakibatkan oleh perubahan populasi, keadaan perekonomian dan lain-lain.
- Anggaran Penjualan Jangka Pendek (Tactical Sales Plan), Anggaran penjualan yang periodenya biasanya hanya mencangkup satu tahun atau dua belas bulan, lalu dirinci lagi dalam triwulan atau bulanan. Anggaran penjualan jangka pendek harus disusun berdasarkan daerah pertanggung jawaban untuk memudahkan perencanaan dan pengendaliannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar